Rekonstruksi Tradisi Negara Hukum Indonesia
Keywords:
Pancasila, perubahan UUD 1945, negara hukum, tradisi hukumAbstract
UUD 1945 sebagai dasar pijakan peraturan perundang-undangan dibawahnya yang berlaku di Indonesia, telah mengalami perubahan empat kali. Perubahan tersebut tentu membawa banyak konsekuensi dalam sistem ketatanegaraan maupun sistem perundang-undangan di Indonesia. Penelitian ini akan mengkaji tentang negara hukum Indonesia yang berlandaskan Pancasila pasca perubahan UUD 1945 kaitannya dengan kehidupan bernegara. Penelitian iini menggunakan pendekatan hukum normatif yang dipadukan dengan analisis basis material. Hasil penelitian menemukan, bahwa para pendiri negara menerima konsep Rechtsstaat, tetapi dengan mengubah basis sosial-ekonomi dari sistem ekonomi liberal kepada sistem ekonomi terencana. Hal itu dilakukan dengan melancarkan proses, sehingga Negara Hukum Indonesia memiliki basis negara kesejahteraan dan berakar pada tradisi hukum bangsa Indonesia. Selain bertujuan menjamin kepastian hukum bagi usaha ekonomi, juga memberikan keadilan dan kebaikan bagi masyarakat. Perubahan UUD 1945 memang tidak secara terang-terangan menolak ekonomi pasar bebas. Namun demikian perubahan UUD 1945 telah membawa konsekuensi GBHN, dimana GBHN adalah sebagai isntrumen untuk menerapkan sistem ekonomi secara terencana, sebagaimana diatur pada Pasal 33 ayat (1) UUD1945. Akibatnya sistem ekonomi Indonesi lebih cenderung mengarah pada sistem ekonomi pasar bebas yang lebih tepat sesuai dengan negara hukum liberal, yang prinsip-prinsipnya sangat berbeda dengan negara hukum Pancasila
References
Daftar Pustaka
Azhari, Aidul Fitriciada, “The Essential of the 1945 Constitution and the Agreement of the Amendment of the 1945 Constitution: A Comparison of the Constititutional Amendment” dalam Jurnal Hukum, FH UII Vol. 18, No. 3,Juli 2011.
----------UUD 1945 sebagai Revolutiegrondwet Tafsir Postkolonial atas Gagasan-gagasan Revolusioner dalam Wacana Konstitusi di Indonesia, Jalasutra, Yogyakarta, 2011.
Badan Pekerja MPR, Perubahan Pertama dan Perubahan Kedua UUD 1945: Bahan Penjelasan BP-MPR dalam Rangka Memasyarakatkan Hasil Sidang Umum MPR 1999 dan Sidang Tahunan MPR 1999, Jakarta, Sekretariat MPR-RI, 2000.
Caldwell, Peter C., Popular Sovereignty and the Crisis of German Constitutional Law The Theory and Practice of Weimar Constitutionalism, Duke University Press, Durham/London, 1997.
Furnivall, J.S., Netherlands India: A Study of Plural Economy, Cambridge
University Press, Cambridge, 1939/1967.
Fallon, Richard H., “The Rule of Law as A Concept in Constitutional Discourse, Vol. 97, No. 1. , 1997
Glenn, H. Patrick, Legal Tradition of the World, Oxford University Press, Oxford, 2000. Hatta, Muhammad, Demokrasi Kita, Balai Pustaka, Jakarta, 2004.
Harris, Khalif Mu’ammar A., “Supremacy of Shari’ah (Siyadat al-Shari’ah) and Its Political Implications: An Analytical Study of the Notion of Constitutional Government in Islam,” Disertasi pada International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC) International Islamic University Malaysia, 2008.
Hayek, F.A., The Constitution of Liberty, The University of Chicago Press, Chicago, 2011.
Kusuma, RM. A.B., Lahirnya Undang-Undang Dasar 1945, Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, 2004.
Makdisi, G., The Rise of College: Institutions of Learning in Islam and West, Edinburg University Press, Edinburg, 1981.
Neumann, Franz, The Rule of Law Political Theory and the Legal System in Modern Society, Heidelberg, Berg, 1986.
Schmitt, Carl, Constitutional Theory, Duke University Press, Durham/London, 2008. Wade, E.C.S. dan A.W. Bradley, Constitutional and Administrative Law, Essex, Longman, 1989.
Zhiping, Liang, “Explicating ‘Law’: A Comparative Perspective of Chinese and Western Legal Culture” Journal of Chinese Law Vol. 3 (1), 1989.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Grundgesetz für die Bundesrepublik Deutschland, 1949
Feng, Yujun, Legal Culture In China: A Comparison To Western Law, diakses 22 Januari 2017
Jianhong, Liu, Philosophical Ideas of Confucius and Values of Restorative Justice <http://www.restorativejustice.org/10fulltext/liujianhong/view> diakses 22 Januari 2017.
Online Etimology Dictionary, <http://www.etymonline.com/index.php? allowed_in_frame= 0&search=right&searchmode=none> Diakses 23 Januari 2017.
What is Shariah, <http://suite101.com/article/what-is-shariah-a71667> diakses 23 Januari 2017.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Sholikhin Ruslie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.








