Integrasi-Interkoneksi Keilmuan Islam terhadap konsep Moderasi Beragama di Indonesia: Telaah Berbagai Pemikiran Epistemologi keilmuan Islam

Authors

  • Muhammad Izzul Islam An Najmi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang

DOI:

https://doi.org/10.32492/arsy.v9i2.9201

Keywords:

Intergrasi-Interkoneksi, Moderasi Beragama, Epistemologi Islam

Abstract

Moderasi adalah Sesuatu apapun itu yang berada di tengah, dalam posisi antara dua hal, cara beragama yang baik adalah dengan bersikap moderat (jalan tengah). Dengan moderasi beragama, seseorang akan terhindar dari sikap yang ekstrem dan tidak fanatik atau berlebih-lebihan saat menjalani ajaran agamanya. dalam Islam ada Istilah yang disebut dengan Al-Wasathiyyah Islamiyyah. Moderasi beragama merupakan bagian integral dari strategi bangsa dalam merajut dan merawat keberagaman di Indonesia. Jenis dan Pendekatan Penelitian Dalam penulisan artikel ini, penulis menggunakan metode penelitian yang terdiri dari Jenis Penelitian studi kepustakaan (Lybrary Research). Disamping Itu Penulis Juga Menggunakan metode penelitian kualitatif (Qualitative Research). Dengan Pendekatan Penelitian Sosio-Historis yang juga meliputi pendekatan Sejarah Intelektual. Epistemologi Pengilmuan Islam Kuntowijoyo, Epistemologi Intergratif-Interkoneksi M. Amin Abdullah, dan Epistemologi postrukrualisme objektif Abid Al-Jabiri sangat berpengaruh dan menjadi bangunan atas keilmuan Islam terhadap Moderasi Beragama di Indonesia, Hal ini dapat dilihat bahwa Prinsipnya ialah adil dan seimbang. ketiga Tokoh tersebut telah berhasil menjadi Inspirasi atas moderasi beragama dan diperlukan. Pondasi penting atas penelaahan ketiga gagasan Tokoh tersebut dalam usaha Integrasi-Interkoneksi Keilmuan Islam terhadap konsep Moderasi Beragama di Indonesia yang kemudian menunjukkan bahwa jati diri bangsa yang sangat agamis, dengan karakternya yang Sopan, santun, toleran, dan mampu hidup berdampingan dengan keragaman

References

Abdullah, Amin dkk, Antologi Studi Islam (Teori dan Metodologi). Yogyakarta: Sunan Kalijaga Press, 2000.

Abidin, Muhammad Zainal. Filsafat Ilmu-Ilmu Keislaman Integralistik: Studi Pemikiran Kuntowijoyo. (Ilmu Ushuluddin : IAIN Antasari), Vol. 13, No. 2 Juli 2014.

Agusmin, Basuni, Rocman. Internalisasi Nilai Kitab Ta'lim Al-Muta'allim untuk Penguatan Karakter Santri di Pesantren. Arsy: Jurnal Studi Islam Vol 9-No 1-2025.

Akhmadi, Agus. Moderasi Beragama Dalam Keragaman Indonesia Religious Moderation In Indonesia’s Diversity. (Jurnal Diklat Keagamaan : Balai Diklat Keagamaan Surabaya). Vol. 13, no. 2, Februari - Maret 2019.

Al-Asfahani. Mufrodad al-Fazil Al-Qur’an. Damaskus: Darul Qalam, 2009.

Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Tanya Jawab Moderasi Beragama. Jakarta : Tim Penyusun Kementerian Agama RI Kementerian Agama RI. 2019.

Berger, Peter L. dan Thomas Luckmann. Tafsir Sosial atas Kenyataan: Sebuah Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. Jakarta: LP3ES, 1990.

Budiono, Arif. Moderasi Beragama dalam perspektif Al-Qur’an (Kajian Tafsir Surat Al-Baqoroh : 143). (JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education : Institut Keislaman Abdullah Faqih (INKAFA) Gresik). Volume 02, Nomor 01, Maret 2018.

Ed. By Sirajuddin. Literasi Moderasi Beragama di Indonesia. Bengkulu: Penerbit CV. Zigie Utama, 2020.

Fahri, Mohamad & Zainuri, Ahmad. Moderasi Beragama di Indonesia. (Jurnal Intizar : UIN Raden Fatah Palembang) Vol. 25, No. 2, Desember 2019.

Geertz, Clifford. Abangan, Santri, Priyayi Dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya, 1981.

Gullen, Muhammad, Cahaya Alquran Bagi Seluruh Makhluk, terj. Ismail Ba'adillah. Jakarta: Republika, 2011.

Hayati, Nurfitriyani. “Epistemologi Pemikiran Islam ‘Abed al-Jabiri dan Implikasinya bagi Pemikiran Keislaman”. Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies 3, No. 1, 2017.

Haynes, Jeffrey. Religion and Development Conflict or Cooperation ?. New York : PALGRAVE MACMILLAN 2007.

Kartanegara, Mulyadhi. Menyibak Tirai Kejahilan Pengantar Epistemologi Islam Bandung:Mizan, 2003.

Khairina, Arini Izzati. “Kritik Epistemologi Nalar Arab Muhammad Abed Al-Jabiri”. ElWasathiya: Jurnal Studi Agama 4, No. 1, 2016.

Khair Rambe, Uqbatul. Pemikiran Amin Abdullah, (Al-Hikmah, Jurnal Theosofi dan Peradaban Islam : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara, Medan). Vol. 1 No. 2 Juni, November, 2019.

Kuntowijoyo. Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi dan Etika. Yogyakarta: Tiara Wacana. 2006.

--------------, Paradigma Islam: Interpretasi Untuk Aksi, Bandung: Mizan, 1998.

Kurniawan, Feri & Nurtomo, Agus. Tafsir tematik Al-Qur’an tentang hubungan sosial antar umat beragama. Yogyakarta: Pustaka SM Majelis Tarjih, 2000.

Moleong, Lexi J. Metode Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rosdakarya,2006.

Muhadjir, Noeng. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta : Penerbit Rake Sarasin. 2000.

Mustaqim, Abdul. Argumentasi Moderasi Beragama Untuk Kerukunan Umat. PP LSQ ar-Rohmah, 22 April 2021.

Raharjo, Fajar Fauzi & Laily, Nuriyah. Pengilmuan Islam Kuntowijoyo Dan Aplikasinya Dalam Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum. (Jurnal Al-Ghazali : STAINU Purworejo) Volume 1, No. 2, 2018.

Sanusi, Anwar. Sejarah Pemikiran Muslim Kontemporer. (Cet. I), Cirebon: CV Elsi Pro, 2020.

Shihab, M. Quraish. Secercah Cahaya Ilahi: Hidup Bersama Al-Qur’an. Bandung: Mizan. 2007.

--------------. Wasathiyyah: Wawasan islam tentang Moderasi Beragama. Tangerang: PT. Lentera Hati. 2019.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, Bandung: R&D. Alfabeta, 2013.

Syaiful, Agung Anwar. Anam, Miftachul. Integrasi Ilmu Agama dan Umum: Transformasi Pendidikan di Ponpes Darul ‘Ulum. Arsy: Jurnal Studi Islam. Vol 8-No 2-2024.

Tamin AR, Zaini dan Indah Purnamasari, Nia. Dinamika Epistemologi Studi Islam di Kalangan Insider dan Outsider (Jurnal Tasyri’: Vol 27). No. 1, 2020.

Wibisono, Dermawan. Panduan Penyusunan Skripsi, Tesis & Disertasi. Yogyakarta : Penerbit Andi. 2013.

Downloads

Published

2025-08-30

How to Cite

An Najmi, M. I. I. (2025). Integrasi-Interkoneksi Keilmuan Islam terhadap konsep Moderasi Beragama di Indonesia: Telaah Berbagai Pemikiran Epistemologi keilmuan Islam . Arsy, 9(2), 71–92. https://doi.org/10.32492/arsy.v9i2.9201