Penerapan TTG Pengering Ergonomis dan Pengembangan Ekonomi Biru Untuk UMKM di Pulau Poteran Sumenep

Authors

  • Eko Nurmianto Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Adji Pamungkas Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
  • Alfiah Indasah Departemen Manajemen, Universitas Hayam Wuruk, Jawa Timur
  • Lilla Puji Lestari Prodi Teknik Mesin, Universitas Maarif Hasyim Latif, Jawa Timur
  • Mochamad Nurhadi Departemen Manajemen, Universitas Hayam Wuruk, Jawa Timur
  • Yayu Sri Wahyuni Hamzah Prodi Teknik Sipil, Universitas Sunan Giri, Jawa Timur
  • Fikri Fauzan Nur Nurmianto Departemen Studi Pembangunan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
  • Fahmia Nur Fauziah Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia, Universitas Airlangga, Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.32492/dimas-undar.v3i2.3204

Keywords:

teknologi tepat guna, pengering ergonomis, ekonomi biru, UMKM, Pulau Poteran

Abstract

Pulau Poteran merupakan salah satu pulau kecil di Kabupaten Sumenep yang memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan cukup besar. Namun, berdasarkan lima kriteria kemandirian pulau kecil, Pulau Poteran belum sepenuhnya memenuhi syarat sebagai pulau yang mandiri. Terutama pada aspek pengembangan sektor ekonomi utama dan kerjasama ekonomi antar pulau yang masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis teknologi dan penguatan kapasitas ekonomi lokal untuk mendorong kemandirian tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa alat pengering ergonomis yang ramah lingkungan serta mengembangkan pendekatan ekonomi biru melalui pemberdayaan pelaku UMKM sektor perikanan. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan teknologi, pelatihan pembuatan dan penggunaan alat pengering, serta pendampingan manajemen usaha dan pemasaran produk berbasis hasil laut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat pengering ergonomis dapat meningkatkan efisiensi proses pengolahan hasil perikanan, menjaga mutu produk, serta memperluas jangkauan pemasaran. Selain itu, pendekatan ekonomi biru yang diterapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk dan memperkuat jejaring antar pelaku usaha lokal. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Pulau Poteran, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan berbasis potensi wilayah pesisir. Ke depan, model ini dapat direplikasi di pulau-pulau kecil lainnya dengan karakteristik serupa

References

Areas, C., District, G., Regency, T., Aulia, D., & Budiharto, T. (2024). Pengelolaan Sumberdaya Pesisir yang Berkelanjutan Bagi Pengembangan Kawasan Pesisir di Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar The Sustainable Management of Coastal Resources for the Development of. 4(2), 110–115.

Eko Nurmianto, Naning Aranti Wessiani, R. M. (2009). Desain alat pengasapan ikan menggunakan pendekatan ergonomi, qfd dan pengujian organoleptik.

Laily, N., Baihaqy, A., Nurmianto, E., Satria, V. H., & Sari, J. (2024). Penerapan Teknologi Tepat Guna Lemari Pengering dan Meja Pola Pada UMKM Zulfah Batik Di Tanjung Bumi. 5(2), 252–264.

Lestari, L. P., Wiraswati, M. O., Huda, F. M., & Maghfiroh, R. H. (2025). Pengembangan Target Pasar Dengan Strategi Digital Marketing dan Peningkatan Kualitas Produk UMKM Minuman Sehat Kurma di Desa Tawangsari. 2(3).

Nurmianto, E. (2018). Ergonomics smoke machine for indigenous people in Indonesia. 01103, 0–4.

Nurmianto, E., Anzip, A., & Negoro, N. P. (2022). Evaluasi Desain Ergonomi Alat Pengasapan Ikan Untuk Pemberdayaan Masyarakat. 2(1), 25–37.

Downloads

Published

27-12-2024

How to Cite

Nurmianto, E., Pamungkas, A., Indasah, A., Puji Lestari, L., Nurhadi, M., Sri Wahyuni Hamzah, Y., Fauzan Nur Nurmianto, F., & Nur Fauziah, F. (2024). Penerapan TTG Pengering Ergonomis dan Pengembangan Ekonomi Biru Untuk UMKM di Pulau Poteran Sumenep. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darul Ulum, 3(2), 78–93. https://doi.org/10.32492/dimas-undar.v3i2.3204