Relasi Sosial Antara Etnis Tionghoa Klenteng Hong San Kiong Dengan Masyarakat Jawa Di Desa Gudo , Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang
Abstract
Relasi sosial adalah hasil dari interaksi antar manusia yang sistematik, maupun dinamis antara dua orang atau lebih. Relasi sosial adalah hubungan atau interaksi yang terjalin antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat.Relasi sosial dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik secara formal maupun casual, dan melibatkan berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat.Dengan ini metode penelitian ini menggunakan mitode kualitatif. Dengan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini menggunakan teori peter beger yaitu konstruksi sosial. Relasi antara masyarakat Jawa dan Tionghoa di desa Gudo yang begitu harmonis yang menjalin kedekatan secara internal maupun eksternal hingga ketika acara adat istiadat mereka juga saling bersama sama memeriahkan acara tersebut seperti slametan bagi orang jawa dan acara Imlek masyarakat Jawa juga menghormati dan memeriahkanya tidak ada tendensi apapun yang membuat mereka tidak terlibat karena rasa kebersamaan. Baik di desa maupun di klenteng Hong sang kiong. Dan interaksi antara individu dengan individu kelompok dan kelompok baik secara formal dan casual. Seperti memasang lampu lampion saat Imlek maka masyarakat jawa juga membantu memasangkanya. Dengan multikultural gudo sebagai desa toleransi antar umat beragama dan etnis

