Analisis Kendala e-purchasing Pekerjaan Konstruksi melalui Katalog Elektronik Lokal di Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk
Keywords:
E-Purchasing; Katalog Elektronik Lokal; Pekerjaan KonstruksiAbstract
Transformasi digital di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah terus dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui peningkatan Katalog Elektronik sebagai platform e-purchasing. E-purchasing menjadi prioritas bagi Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan memberikan kesempatan luas kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan koperasi. Namun dalam implementasinya e-purchasing untuk pekerjaan konstruksi melalui Katalog Elektronik Lokal masih menghadapi beberapa kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kendala-kendala tersebut menggunakan variabel teori implementasi kebijakan George C. Edwards III (1980), yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi atau Sikap Pelaksana, dan Struktur Birokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti perbaikan dan penyempurnaan aplikasi serta perlunya regulasi dan petunjuk teknis yang lebih spesifik untuk pengadaan pekerjaan konstruksi. Dengan diketahuinya berbagai kendala dalam implementasi e-purchasing pekerjaan konstruksi melalui katalog elektronik, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan bagi LKPP dalam menyempurnakan e-katalog dari segi teknis (aplikasi) maupun dari segi regulasi/petunjuk teknis dalam mengakomodir kebutuhan proses e-purchasing pekerjaan konstruksi, penelitian ini juga diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan e-purchasing pekerjaan konstruksi di lingkungannya

