Dromologi : Journal of Sociology and Humanities https://ejournal.undar.or.id/index.php/dromo <p><strong>Dromologi: Journal of Sociology and Humanities</strong> (e-ISSN: 3063-5063) is an open access scientific journal published by the Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Darul 'Ulum University, Jombang, which serves as a forum for the dissemination of empirical research, theoretical investigations, and critical analysis in the field of sociology and humanities covering social theory, social change, culture, and contemporary social issues, and accepts contributions in the fields of social and political studies, international relations, and other related disciplines, and is operated through the Open Journal Systems (OJS) platform under a peer-review process and is available online through the UNDAR e-journal portal.</p> Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Darul Ulum Jombang en-US Dromologi : Journal of Sociology and Humanities 3063-5063 Relasi Sosial Antara Etnis Tionghoa Klenteng Hong San Kiong Dengan Masyarakat Jawa Di Desa Gudo , Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang https://ejournal.undar.or.id/index.php/dromo/article/view/1813 <p>Relasi sosial adalah hasil dari interaksi antar manusia yang sistematik, maupun dinamis antara dua orang atau lebih. Relasi sosial adalah hubungan atau interaksi yang terjalin antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat.Relasi sosial dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik secara formal maupun casual, dan melibatkan berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat.Dengan ini metode penelitian ini menggunakan mitode kualitatif. Dengan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini menggunakan teori peter beger yaitu konstruksi sosial. Relasi antara masyarakat Jawa dan Tionghoa di desa Gudo yang begitu harmonis yang menjalin kedekatan secara internal maupun eksternal hingga ketika acara adat istiadat mereka juga saling bersama sama memeriahkan acara tersebut seperti slametan bagi orang jawa dan acara Imlek masyarakat Jawa juga menghormati dan memeriahkanya tidak ada tendensi apapun yang membuat mereka tidak terlibat karena rasa kebersamaan. Baik di desa maupun di klenteng Hong sang kiong. Dan interaksi antara individu dengan individu kelompok dan kelompok baik secara formal dan casual. Seperti memasang lampu lampion saat Imlek maka masyarakat jawa juga membantu memasangkanya. Dengan multikultural gudo sebagai desa toleransi antar umat beragama dan etnis</p> Pandu Mario Purlaksana Mukari Abu Tazid Copyright (c) 2025 Dromologi : Journal of Sociology and Humanities 2025-08-26 2025-08-26 2 1 1 14 Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Kebakaran Di Kabupaten Jombang https://ejournal.undar.or.id/index.php/dromo/article/view/1814 <p>Penelitian ini mengkaji Impelementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Kebakaran di Kabupaten Jombang, di latarbelakangi oleh tingginya risiko bencana kebakaran di wilayah tersebut. Pemadam Kebakaran Kabupaten Jombang menjadi fokus penelitian karena urgensi penanganan masalah bencana kebakaran ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan teori implementasi kebijakan menurut George C Edward III, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan hasil implementasi kebijakan penanggulangan bencana kebakaran di Kabupaten Jombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemadam Kebakaran Kabupaten Jombang memiliki potensi besar dalam menangani bencana kebakaran, didukung oleh komitmen dan profesionalisme personalnya serta prosedur operasional yang jelas. Namun, untuk mencapai efektivitas dan kapasitas optimal sejalan dengan persyaratan kebijakan dan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, ada beberapa kebutuhan mendesak untuk perbaikan signifikan dalam alokasi dan pengelolaan sumber daya, termasuk peralatan modern, dana, dan personel. Tanpa dukungan yang memadai untuk sumber daya ini, penerapan kebijakan implementasi akan menghadapi tantangan yang signifikan. Di sisi lain, masyarakat Kabupaten Jombang menunjukkan kesadaran dan kemauan yang tinggi untuk ikut serta dalam pencegahan bencana kebakaran, mengapresiasi kemudahan pelaporan dan koordinasi antar instansi terkait. Meskipun demikian, penambahan dan pemeliharaan fasilitas tanggap bencana kebakaran di tingkat masyarakat tetap penting untuk memastikan masyarakat merasa lebih aman dan lebih siap menghadapi potensi bencana kebakaran</p> Abdurrohman Addakhil Machwal Huda Farichatun Nisa' Copyright (c) 2025 Dromologi : Journal of Sociology and Humanities 2025-08-26 2025-08-26 2 1 15 24 Penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dan Dampaknya Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa https://ejournal.undar.or.id/index.php/dromo/article/view/1815 <p>Siskeudes merupakan aplikasi perangkat lunak&nbsp;yang dikembangkan oleh&nbsp;<a href="https://id.scribd.com/document/446693337/Siskeudes">BPKP dan Kementerian Dalam Negeri</a>&nbsp;untuk membantu Pemerintah Desa mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel, mulai dari penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan. Kecamatan Bandarkedungmulyo termasuk dalam 5 besar tercepat kecamatan dengan desa yang lengkap dalam penyaluran dana desa tahap 1. Kecamatan Bandarkedungmulyo memiliki administrasi keuangan yang tertib dalam pelaporan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban pada aplikasi Siskeudes, sehingga didapatkannya <em>reward</em> dari pemerintah pusat berupa tambahan dana alokasi kinerja di seluruh desa di tahun 2023 dan beberapa desa di tahun 2024. Hal ini dapat mempengaruhi Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini menggunakan <em>Mix Methods</em> dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari responden melalui kuesioner dan wawancara. Populasi pada penelitian ini adalah Pemerintah Desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang. Penentuan sampel penelitian ini menggunakan metode <em>purposive sampling </em>dan diperoleh sampel penelitian berjumlah 33 responden. Data dianalisis menggunakan program SPSS versi 25. Analisis data menggunakan alat analisis regresi linier sederhana dan analisis data kualitatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan pengujian statistik t, uji statistik f, dan koefisisen determinasi (R<sup>2</sup>). Hasil analisis data atau regresi linier menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Hasil dari analisis data Kualitatif didapatkan hasil bahwa Penerapan Siskeudes dapat meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo dengan adanya sistem yang terintegrasi, Pencatatan Transaksi Digital, Laporan Keuangan yang Akurat, Meminimalisir Kecurangan, dan Kemudahan Pengawasan</p> <p>&nbsp;</p> Abdul Munir Shobirin Noer Farichatun Nisa' Copyright (c) 2025 Dromologi : Journal of Sociology and Humanities 2025-08-26 2025-08-26 2 1 25 31 Peran Diplomasi Multilateral Indonesia di Majelis Umum PBB Dalam Isu Israel–Palestina (2020–2023) https://ejournal.undar.or.id/index.php/dromo/article/view/1816 <p>Konflik Israel–Palestina merupakan isu internasional yang kompleks dan berkepanjangan, dengan implikasi politik, hukum, dan kemanusiaan yang luas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran diplomasi multilateral Indonesia di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) dalam mendukung perjuangan Palestina pada periode 2020–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap dokumen resmi PBB, pernyataan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta literatur akademik dan sumber sekunder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi Indonesia di UNGA diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam sidang, ko-sponsorship resolusi pro-Palestina, dukungan terhadap Advisory Opinion Mahkamah Internasional, pembangunan koalisi dengan negara-negara berkembang, serta penyaluran bantuan kemanusiaan melalui UNRWA. Analisis dengan teori peran Holsti dan teori diplomasi memperlihatkan bahwa Indonesia tampil sebagai normative advocate yang menegakkan prinsip penentuan nasib sendiri dan menolak kolonialisme, sekaligus memperkuat solidaritas internasional di tengah keterbatasan struktural sistem internasional. Diplomasi multilateral Indonesia di UNGA juga memiliki kontribusi signifikan dalam memperkuat legitimasi moral dan politik perjuangan Palestina serta menegaskan identitas normatif Indonesia, meskipun implementasi konkret di lapangan tetap dibatasi oleh dominasi kekuatan besar. Penelitian ini berimplikasi pada penguatan literatur hubungan internasional mengenai peran normatif negara berkembang serta memberi rekomendasi praktis bagi diplomasi Indonesia untuk lebih mengoptimalkan kolaborasi internasional dan mekanisme hukum global</p> Muhtarom Yazid Busthomi Bambang Widianto Akbar Faiqul Ihsan Copyright (c) 2025 Dromologi : Journal of Sociology and Humanities 2025-08-26 2025-08-26 2 1 32 39 Perubahan Budaya Nongkrong Remaja Akibat Penggunaan Media Sosial di Desa Pojokrejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang https://ejournal.undar.or.id/index.php/dromo/article/view/1822 <p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Cambria','serif';">Penelitian ini mengkaji perubahan budaya nongkrong remaja akibat penggunaan media sosial di Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan teori perubahan sosial dari William F. Ogburn, Anthony Giddens, dan Selo Soemardjan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan masifnya penggunaan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok telah mentransformasi pola interaksi serta gaya hidup remaja pedesaan. Aktivitas nongkrong yang sebelumnya didominasi oleh komunikasi tatap muka, diskusi langsung, dan penguatan solidaritas kini bergeser menjadi aktivitas hibrida. Remaja tetap berkumpul di ruang publik seperti warung kopi atau pos ronda, namun perhatian mereka terpecah ke layar telepon pintar untuk membuat konten, bermain gim, maupun mengakses media sosial. Perubahan ini memicu kesenjangan budaya atau <em>cultural lag</em> serta melekatnya karakteristik masyarakat modern yang melepaskan interaksi sosial dari batasan ruang dan waktu (<em>disembedding</em>). Meskipun media sosial mempermudah komunikasi dan memperluas jaringan pertemanan, penggunaannya secara berlebihan berpotensi menurunkan kualitas komunikasi interpersonal, meningkatkan individualisme, serta mengikis kehangatan interaksi sosial tradisional di lingkungan masyarakat pedesaan</span></p> Adit Tio Saputra Dwi Imroatus Sholikah Adelia Nanda Abu Tazid Copyright (c) 2026 Dromologi : Journal of Sociology and Humanities 2025-08-27 2025-08-27 2 1 40 58