Analisis Kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.32492/JPP.V7i2.7206Keywords:
local taxes, regional original revenue, fiscal independenceAbstract
This study aims to analyze the contribution and optimization of local taxes in increasing Regional Original Revenue (PAD) in Nganjuk Regency. The study applies a descriptive quantitative approach by using secondary data on PAD realization and local tax revenues during 2016-2020, supported by interviews and documentation at the local revenue office. The results indicate that PAD increased nominally from Rp323.04 billion in 2016 to Rp403.08 billion in 2020, but the contribution of PAD to total regional income remained relatively low, indicating that fiscal independence has not been fully achieved. Local taxes became the most strategic PAD component after other legitimate PAD, with an average contribution of 25.64% to PAD and an average growth of 12.13% per year. The dominant local taxes were PBB-P2, street lighting tax, and BPHTB, while several taxes such as entertainment tax, parking tax, groundwater tax, and mineral tax contributed relatively small and fluctuating amounts. Optimization requires integrated intensification and extensification through data updating, digital transaction monitoring, taxpayer education, institutional coordination, and stronger supervision. The study concludes that strengthening local tax governance, transparency, and accountability is essential to build sustainable regional fiscal independence
References
Adisasmita, R. (2011). Manajemen Pemerintah Daerah. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Anggoro, D. (2017). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Malang: UB Press.
Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Nganjuk. (2021). Laporan realisasi Pendapatan Asli Daerah dan pajak daerah Kabupaten Nganjuk tahun 2016–2020. Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Nganjuk.
Bahl, R., & Bird, R. (2019). Fiscal decentralization and local finance in developing countries: Development from below. Edward Elgar Publishing.
Halim, A. (2004). Manajemen keuangan daerah. UPP AMP YKPN.
Halim, A. (2017). Manajemen keuangan sektor publik: Problematika penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Salemba Empat.
Hidayat, R. (2021). Digitalisasi sistem monitoring transaksi dalam optimalisasi pajak daerah. Jurnal Akuntansi dan Pajak Daerah, 6(1), 45-58.
Kaho, J. R. (1988). Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kurniawan. (2022). [Perlu verifikasi judul artikel tentang diversifikasi sumber pendapatan daerah dan stabilitas fiskal].
Mardiasmo. (2021). Perpajakan: Edisi terbaru. Andi Offset.
Meiani, F., Supartini, S., & Maryanti, E. (2022). Kontribusi pajak parkir terhadap pendapatan asli daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 9(1), 55-66.
Nugroho, B. (2021). Reformasi pengelolaan BUMD dan peningkatan kontribusi pendapatan asli daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan Daerah, 8(2), 88-99.
Nugroho, B., & Prasetyo, D. (2021). Volatilitas pajak hiburan dan ketergantungan pada kegiatan insidental. Jurnal Keuangan Publik, 9(2), 122-135.
OECD. (2022). Fiscal decentralisation and local government finance. Paris: OECD Publishing.
Prakosa, K. B. (2020). Optimalisasi pajak daerah melalui penguatan administrasi dan pengawasan. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 12(1), 40-52.
Prasetyo, D. (2019). Pengaruh sektor pariwisata dan pengawasan pajak terhadap penerimaan pajak hotel. Jurnal Ekonomi Daerah, 6(2), 70-81.
Prasetyo, D. (2020). Intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Jurnal Keuangan Daerah, 8(1), 25-39.
Putra, I. M., & Dewi, N. P. (2017). Optimalisasi pajak daerah melalui perluasan basis pajak dan pemanfaatan teknologi informasi. Jurnal Akuntansi Publik, 5(1), 13-27.
Putri, A., Santoso, B., & Rahma, N. (2019). Digitalisasi sistem perpajakan daerah melalui penggunaan tapping box dalam meningkatkan transparansi pajak. Jurnal Administrasi Keuangan Daerah, 7(2), 91-104.
Putri. (2022). [Perlu verifikasi judul artikel tentang kontribusi pajak air tanah terhadap Pendapatan Asli Daerah].
Rahman, F. (2022). Integrasi sistem informasi keuangan daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan asli daerah. Jurnal Keuangan Publik, 10(1), 72-85.
Rahmawati, S. (2022). Digitalisasi sistem pajak dan edukasi wajib pajak dalam peningkatan penerimaan pajak daerah. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan Daerah, 8(2), 130-142.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 60.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 72.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244.
Sari, et al. (2022). Dampak pandemi Covid-19 terhadap penerimaan pajak hiburan daerah. Jurnal Keuangan Daerah, 10(2), 140-153.
Setiawan, A., & Tulidawiyah, N. (2020). Pengaruh pajak parkir terhadap pendapatan asli daerah. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 21(1), 90-100.
Sholikhah, F. (2018). Strategi optimalisasi retribusi pasar dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Jurnal Ekonomi Daerah, 5(2), 45-56.
Siahaan, M. P. (2017). Pajak daerah dan retribusi daerah. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tiranda, S. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi optimalisasi pajak hotel dan restoran. Jurnal Keuangan Daerah, 7(1), 12-25.
Triarda, R., & Damayanti, R. (2021). Analisis optimalisasi potensi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Malang. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 35–54. https://doi.org/10.14710/jiip.v6i1.9350
Wibowo, A. (2020). Digitalisasi pajak daerah dan peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 8(1), 50-62.
Wulandari, T. (2020). Sosialisasi perpajakan dan pengaruhnya terhadap kepatuhan wajib pajak daerah. Jurnal Administrasi Pajak, 6(2), 110-123.
Wulandari, T. (2021). Optimalisasi pajak restoran melalui perluasan basis pajak UMKM kuliner. Jurnal Ekonomi Daerah, 9(1), 65-78
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Hadi Sutrisno, Junaedi Junaedi, Anik Ekowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





