Analisis Tarikan Pergerakan Berbasis Aktivitas Rekreasi Kuliner
Studi Kasus Kawasan Jombang Kuliner Jl. KH.Ahmad Dahlan Kabupaten Jombang
DOI:
https://doi.org/10.32492/nucleus.v4i2.4205Keywords:
Street Food Center, Traffic Density, Trip Attraction Models, Traffic Flow ManagementAbstract
Aktivitas rekreasi kuliner di Sentra PKL Jl. KH. Ahmad Dahlan “Jombang Kuliner” merupakan pemicu lonjakan pergerakan pengunjung yang signifikan, memunculkan masalah krusial berupa kepadatan lalu lintas dan keterbatasan parkir. Mengingat minimnya kajian empiris tarikan pergerakan di kawasan kuliner kota kecil, penelitian ini bertujuan untuk memodelkan faktor pendorong tarikan serta merumuskan strategi pengelolaan mobilitas yang efektif. Metode penelitian menggunakan survei primer kuantitatif di lapangan, dengan data dianalisis melalui Analisis Regresi Linier Berganda untuk menguji pengaruh jumlah kendaraan pribadi, tujuan bersantai, ragam kuliner, dan lokasi strategis terhadap tarikan pergerakan. Hasil analisis menunjukkan karakteristik tarikan pergerakan memiliki pola kunjungan tertinggi pada malam hari (18.00–21.00 WIB) dan hari Minggu, dengan dominasi moda sepeda motor sampai 86%. Model tarikan yang dihasilkan mengonfirmasi bahwa Ragam Kuliner, Aktivitas Bersantai/Nongkrong, dan Luas Area Pelayanan Lapak adalah faktor dominan yang secara signifikan memengaruhi volume pengunjung. Penelitian ini memberikan kontribusi substansial berupa model empiris kuantitatif yang menjadi landasan ilmiah untuk perencanaan transportasi berbasis aktivitas rekreasi, memastikan kebijakan tata ruang dan manajemen lalu lintas dapat diterapkan secara presisi, efektif, dan berkelanjutan. Strategi yang direkomendasikan untuk pengelolaan mobilitas meliputi penataan sistem parkir, pengaturan arus lalu lintas, dan peningkatan fasilitas pedestrian
References
Icon Mall Gresik Visitor Trip Generation Modeling for Icon Mall Gresik Building,” vol. 1, pp. 291–304, 2023.
D. S. Djamil, M. J. Fuad, and Elawati, “Analisis Bangkitan Dan Tarikan Perjalanan Akibat Pembangunan Mall Gorontalo,” Radial, vol. 8, no. 1, pp. 54–68, 2020.
A. Bangkitan, D. A. N. Tarikan, and P. Gedung, “HOTEL FOX LITE,” no. September, pp. 82–98, 2024..
Ortúzar, J. de D., & Willumsen, L. G. (2011). Modelling Transport (4th ed.). John Wiley & Sons. ISBN: 978-0-470-76039-0. Vol.4. pp. 213-243, 2011.
Hägerstrand, T. (1970). What About People in Regional Science? Papers of the Regional Science Association, 24, 7–21.
Hanson, S. & Giuliano, G. (2004). The Geography of Urban Transportation (3rd ed.). New York: The Guilford Press.
Miro, L. (2005). Urban Mobility and Accessibility: Concepts and Applications. Journal of Urban Planning and Development.
Hanson, S., & Giuliano, G. (2004). The Geography of Urban Transportation (3rd ed.). New York, NY: Guilford Press.
Pushkarev, B. S., & Zupan, J. M. (1971). Urban Space for Pedestrians. MIT Press.
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic Econometrics (5th ed.). McGraw-Hill Education.
Tamin, Ofyar Z. (2008). Perencanaan, Pemodelan, dan Rekayasa Trnsportasi, ITB Bandung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aan Dwi Kristanto, Iwan Cahyono, Arfaah Arfaah, Ruslan Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.











