Konversi Modal Sosial di Ruang Siber Strategi Resiliensi Budaya Masyarakat Osing Kemiren Menghadapi Disrupsi Digital
DOI:
https://doi.org/10.32492/sumbula.v11i2.11203Keywords:
Resiliensi Budaya, Masyarakat Osing, Disrupsi DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk membedah strategi resiliensi budaya masyarakat Osing di Desa Kemiren, Banyuwangi, dalam menghadapi disrupsi digital melalui lensa teori praktik sosial Pierre Bourdieu. Di era kontemporer, arus globalisasi cenderung menyeragamkan budaya, namun masyarakat Osing Kemiren menunjukkan kemampuan dinamis dengan melakukan konversi modal sosial ke ruang siber. Ruang digital tidak lagi sekadar menjadi media komunikasi, melainkan bertransformasi menjadi arena (field) baru untuk memperkuat identitas lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan etnografi daring dan wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa masyarakat Kemiren berhasil mengonversi modal sosial yang berakar pada nilai paseduluran dan gotong royong menjadi modal simbolik berupa prestise digital serta modal ekonomi melalui promosi produk lokal dan wisata. Peran pemuda adat menjadi krusial sebagai agen konversi yang mampu menavigasi algoritma media sosial tanpa menghilangkan marwah asli tradisi. Resiliensi budaya ini dibentuk melalui Model Resiliensi Transformatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi di Desa Kemiren diposisikan secara instrumental di bawah kendali kedaulatan adat. Keuntungan ekonomi yang diperoleh dari ruang siber kemudian dialokasikan kembali untuk menghidupi ekosistem sosial dan ritual adat. Ini menciptakan sirkularitas modal yang menjaga keberlangsungan nilai-nilai luhur leluhur di tengah derasnya arus modernisasi, sehingga dapat menjadi rujukan bagi budaya lain dalam mempertahankan identitas lokal di era disrupsi.
Downloads
References
Akbar, Muhammad Nanda Al Hakim, Moh Edy Saputro, and Muhammad Fajar Tubagus. “Pelestarian Tari Gandrung Sebagai Identitas Budaya Osing Di Desa Kemiren Banyuwangi,” n.d.
Angin, Ria. “Transformasi Digital Dan Pelestarian Nilai Tradisional: Strategi Penguatan Kelembagaan Desa Di Banyuwangi Oleh Desa Kemiren.” Consilium: Education and Counseling Journal 4, no. 2 (2024): 554–68.
Bagus, Janur M. Dari Desa Ke Dunia Maya: Evolusi KIM Di Tengah Transformasi Digital. Goresan Pena, 2025.
Falah, Asep Miftahul, and Nira Janifa Aulia. “Revitalisasi Seni Tradisi Sebagai Objek Pemajuan Kebudayaan di Desa Sukamaju, Rancakalong, Sumedang.” Bookchapter ISBI Bandung, 2025.
Fatimah, Putri Dini. “Pemanfaatan Media Sosial Instagram Pada Akun@ Qowaidul_Lughoh Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Arab.” Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta, 2025.
Gulo, Agustinus. “Revitalisasi Budaya Di Era Digital Dan Eksplorasi Dampak Media Sosial Terhadap Dinamika Sosial-Budaya Di Tengah Masyarakat.” Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan (JURDIKBUD) 3, no. 3 (2023).
Irwan, M Si. Sosiologi Kebencanaan: Modal Sosial, Media Sosial Dan Resiliensi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.
Precillia, Monita. “Bentuk Transformasi Sosiokultural Teater Tutur Kenduri Sko: Dari Sakral Ke Profan dalam Sebuah Kondisi Antara Tradisi dan Tantangan di Era Digital.” Bookchapter ISBI Bandung, 2025.
Roofiif, M Sulthon, Re Kurnia Kukuh Pratiwi, and Yudis Ritmana Vibra. “Penguatan Citra Pasar Prawirotaman Yogyakarta Sebagai Destinasi Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif Yang Berkelanjutan.” Jurnal Tata Kelola Seni 11, no. 2 (2025): 103–14.
Rosaliza, Mita, Hesti Asriwandari, and Indrawati Indrawati. “Field Work: Etnografi Dan Etnografi Digital.” Jurnal Ilmu Budaya 20, no. 1 (2023): 74–103.
Suhanda, Dadi, Tukuh Takdir Sembada, and Manda Firtza Rahman. “Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalisir Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung.” Bookchapter ISBI Bandung, 2025.
Suharsono, A Y, and Alfonso Harrison. “Peran Dan Tantangan Forum Komunikasi (Forkom) Pokdarwis Dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Komunitas Dan Modal Sosial (Studi Kasus Di Kabupaten Pringsewu Lampung).” Ekosistem Pembangunan Berkelanjutan: Interelasi Dalam Merespons Perubahan 117 (2024).
Susanto, M A. Radikalisme Dan Strategi Resiliensi Pelajar Di Sekolah Dan Madrasah. Publica Indonesia Utama, 2022.
Tamu, Yowan. “Pengetahuan Tradisional Dan Modernisasi Petani Studi Interaksi Dan Perubahan Sosial Budaya Pada Pengolahan Pertnian Pada Sawah Di Duhiadaa Kabupaten Pohuwato= Traditional Knowledge and Farmer Modernization Study of Socio-Cultural Interaction and Change in Agricultural Processing in Rice Fields in Duhiadaa, Pohuwato Regency.” Universitas Hasanuddin, 2022.
Utami, Frizka, Khoirunnisa Az-Zahro, Nanda Karlina, and Sabina Rahma Lizadi. “Era Disrupsi: Teknologi Dan Perubahan Sosial: Penelitian.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 4, no. 3 (2026): 14650–58.
Wawancara dengan Asnan. “Wawancara Kepala Dusun,” 2026.
Wawancara dengan Legimin. “Wawancara Legimin,” 2026.
wawancara dengan m.arifin. “M. Arifin,” 2026.
Wawancara dengan Soepardi. “Wawancara Soepardi,” 2026.
wawancara dengan Soepeno. “Soepeno,” 2026.
Wawancara dengan Suntoko. “Wawancara Suntoko,” 2026.
Wawancara dengan Suryadi. “Wawancara Suryadi,” 2026.
Yudiana, I Kadek, and Eka Prasetya Suryadani. “Potret Etnis Osing Dari Segi Sosial, Budaya, Dan Ekonomi Di Desa Kemiren, Glagah, Kabupaten Banyuwangi.” Nusantara Hasana Journal 2, no. 11 (2023): 89–100.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Zaki Sujai

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This journal permits and encourages authors to post items submitted to the journal on personal websites or institutional repositories both prior to and after publication, while providing bibliographic details that credit, if applicable, its publication in this journal.




