Implementasi Tradisi Tahlilan pada Kegiatan Keagamaan Harian Masyarakat Karanganyar

Authors

  • Hurin Aghniya’ Ridhwanah Mahardika Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.32492/sumbula.v11i1.11122

Keywords:

tahlilan, tradisi keagamaan, akulturasi budaya

Abstract

Tradisi tahlilan merupakan salah satu praktik keagamaan yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Muslim Indonesia, khususnya di Jawa, sebagai hasil akulturasi antara ajaran Islam dan budaya lokal. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mendoakan orang yang telah meninggal dunia, tetapi juga memiliki peran sosial, spiritual, dan budaya dalam memperkuat solidaritas serta kohesi sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tradisi tahlilan dalam kehidupan keagamaan sehari-hari masyarakat, serta mengidentifikasi nilai-nilai religius, sosial, dan budaya yang terkandung di dalamnya, termasuk tantangan yang dihadapi di tengah arus modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan publikasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa tahlilan merupakan tradisi yang mengakar kuat dan berfungsi sebagai media dakwah, penguatan spiritual, sarana silaturahmi, serta dukungan sosial dan psikologis bagi masyarakat. Meskipun menghadapi perdebatan teologis dan penurunan partisipasi generasi muda akibat perubahan sosial dan modernisasi, tradisi tahlilan tetap relevan sebagai mekanisme sosial yang menjaga nilai kebersamaan, empati, dan gotong royong. Dengan demikian, tahlilan tidak hanya dipahami sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai bagian penting dari kearifan lokal yang perlu dilestarikan dalam dinamika masyarakat modern.

Kata Kunci: tahlilan, tradisi keagamaan, akulturasi budaya

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidah, Isna, and Salim. 2024. “Tradisi Tahlilan ; Menjaga Keseimbangan Sosial Dan Mempertahankan Nilai Pendidikan Islam Di Desa Arang Limbung Kabupaten Kubu Raya.” JURNAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 1(1): 26–35.

Afri, Wedi, Salma, Bakhtiar, and Et.all. 2024. “Tahlilan : Antara Kewajiban Agama Dan Kearifan Lokal.” Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) 14(2): 230–44.

Aini, alya qurota, and Eko Ribawati. 2025. “TRADISI TAHLILAN SEBAGAI KEARIFAN LOKAL ISLAM NUSANTARA:PERSPEKTIF HISTORIS DAN NILAI SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT JAWA.” Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial 9(9): 1–5.

Annisa, Firda. 2022. “TAHLILAN SEBAGAI SINKRONISASI AGAMA DAN BUDAYA (Perspektif Legal Maxim).” Sahaja: Journal Shariah And Humanities 1(2): 97–108.

Ashar, Salim. 2021. “Nilai-NilaiPendidikanIslamDalamTradisiTahlilanSebagai Wujud Harmoni Sosial MasyarakatSudimoroMegaluh Jombang.” Sumbula 6: 183–212.

Dzulkifli, Mohammad. 2018. “Konsistensi Tradisi Tahlilan Dan Kenduri Di Kampung Sapen Perspektif Fenomenologi Agama.” : 31–41.

Fauzi. 2017. “Diterbitkan Oleh FakuAKULTURASI DALAM PENYELENGGARAAN KENDURI KEMATIAN DI DESA PONDOK BERINGIN KABUPATEN KERINCISATU KAJIAN DESKRIPTIF.” Al-Qishthu 15(01): 41–53.

Firdaus, Muhammad. 2025. “TRADISI TAHLILAN PADA MASYARAKAT BANJAR.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence,Economic and Legal Theory 3: 534–39.

Jannah, Annisa I, Alya Syafira Khairunnisa, Aurell Vinaya, M Mario Darpa, Afipah Afriyahnti, Edi Suresman, and Et.all. 2025. “Perspektif Generasi-Z Terhadap Tahlilan Antara Budaya Dan Syariat Islam.” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 2(April).

Kurtubi, Nafis, Mamat Supriatna, Dian Peniasiani, and Et.all. 2023. “Nilai Kerjasama Dalam Tradisi Tahlilan Pada Kampung Pangasinan Kecamatan Kutawaluya.” Jurnal Pendidikan Indonesia 12.

Librianti, Octalia Eka Indah, Zaenal Mukarom, Imron Rosyidi, and Et.all. 2019. “Budaya Tahlilan Sebagai Media Dakwah.” Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting 5(April): 1–20.

Mas’ari, Ahmad, Syamsuatir, and Et.all. 2017. “Tradisi Tahlilan: Potret Akulturasi Agama Dan Budaya Khas Islam Nusantara.” Jurnal Penelitian Sosial dan Keagamaan 33(1): 78–95.

Massuhartono, and Mulyanti. 2018. “Terapi Religi Melalui Dzikir Pada Penderita Gangguan Jiwa.” Journal of Islamic Guidance and Counseling 2: 201–14.

Muniri, Anma. 2020. “TRADISI SLAMETAN : YASINAN MANIFESTASI NILAI SOSIAL- KEAGAMAAN DI TRENGGALEK.” JPIPS : JURNAL PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SO SIAL 6: 71–81.

Nasir, Rahmi. 2018. “TRADISI TAHLILAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT KELURAHAN MANONGKOKI KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA KABUPATEN TAKALAR(TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM).”

Pratama, Jefri Agung. 2022. “PENANAMAN NILAI RELIGIUS, KERUKUNAN DAN GOTONG ROYONG MELALUI TRADISI TAHLILAN DALAM KEHIDUPAN MASAYARAKAT DUSUN SABRANG BENDO DESA GIRIPURNO KOTA BATU.”

Rahman, Arif. 2018. “NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PELAKSANAAN TAHLILAN.”

Rakhmi, Atik, Universitas Pendidikan Indonesia, Firman Robiansyah, Universitas Pendidikan Indonesia, Putri Rhamadani, Universitas Pendidikan Indonesia, Siti Anisa, and Universitas Pendidikan Indonesia. 2025. “TAHLILAN DALAM BUDAYA ISLAM : ANTARA TRADISI KEAGAMAAN DAN TRANSFORMASI SOSIAL-EKONOMI.” 9(2).

Saleh, Muhammad, Muhammad Yusuf, Diyan Yusri, and Et.all. 2022. “Praktek Pelaksanaan Kenduri Kematian Dan Tahlilan Menurut Imam Syafi’i Dan Hanafi (Studi Kasus Di Desa Air Hitam Kecamatan Gebang).” Khazanah : Journal of Islamic Studies 1: 66–80.

Tumangor, sisma yani, and Nia Kurniati Syam. 2024. “Tradisi Tahlilan Upaya Menyambung Tali Silaturahim.” Jurnal Dakwah DanSosial 4.

Warisno, Adi. 2017. “Tradisi Tahlilan Upaya Menyambung Silaturahmi.” RI‟AYAH 02.

Wiguna, Satria, and Ahmad Fuadi. 2022. “NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAMDALAM TRADISI TAHLILAN DI DESABATU MELENGGANG KECAMATAN HINAI.” Thawalib:Jurnal Kependidikan Islam 3(1): 15–24.

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Mahardika, H. A. R. (2026). Implementasi Tradisi Tahlilan pada Kegiatan Keagamaan Harian Masyarakat Karanganyar. Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial Dan Budaya, 11(1), 317–334. https://doi.org/10.32492/sumbula.v11i1.11122

Issue

Section

Articles