Tradisi Sebagai Landasan Pendidikan Karakter Islami untuk Penguatan Jati Diri Bangsa
DOI:
https://doi.org/10.32492/sumbula.v2i1.551Keywords:
Tradisi; Pendidikan Karakter; Jati Diri BangsaAbstract
Kajian ini mengkaji tentang fenomena tradisi Islam sebagai penguatan dan pembentukan karakter bangsa. Tradisi dimaknai sebagai sarana pembentukan budaya yang diyakini sebagai watak tradisi lokal di tengah budaya global.
Metode penelitian ini dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh dengan penelusuran litertur dan pengamatan kancah lingkungan. Anslisis data dilakukan dengan deduksi induksi.
Hasil penelitian ini tradisi Islam keindonesiaan perlu dipahami secara menyeluruh dalam konteks keindonesiaan. Posisi tradisi Islam harus diposisikan sebagai titik awal sebagai identitas bernegara sebagai pembeda dan identitas kebangsaan dalam kancah dunia global. Tradisi adalah adat istiadat kebiasaan yang turun temurun dari nenek moyang yang masih dijalankan masyarakat. Adapun tradisi Islam adalah suatu adat kebiasaan yang di dalamnya terdapat nilai-nilai Islam yang terakulturasikan.
Downloads
References
Abdul Mun’im DZ, “Mempertahankan Keragaman Budaya,†‎dalam Tashwirul Afkar, Edisi No, 14 Tahun 2003‎
Abdurrahman Mas’ud , The Pesantren Architects and Their Socio- ‎Religious Teachings, Dissertation UCLA, Tahun 1997‎
Abdurrahman Mas’ud, Dari Haramain ke Nusantara; Jejak Intelektual ‎Arsitek Pesantren, (Jakarta: Kencana, 2006)‎
Ahmad Ali Riyadi, â€Pesantren dalam Bingkai Politik Birokrasi ‎Pendidikan Islam di Indonesia,†dalam Jurnal Pemikiran Keislaman, ‎Tahun 2003‎
Ahmad Ali Riyadi, Filsafat Pendidikan Islam, (Yogyakarta; Teras, 2000)‎
Ahmad Baso, â€Posmodernisme Sebagai Kritik Islam: Kontribusi ‎Metodologis Kritik Nalar Muhammad Abed al-Jabiri,†dalam ‎Muhammad Abed al-Jabiri, Post-Tradisionalisme Islam, penerj. ‎Ahmad Baso, (Yogyakarta; LKiS, 2000)‎
Imdadun Rahman dkk., â€Islam Pribumi: Mencari Wajah Islam ‎Indonesia†dalam Tashwirul Afkar Edisi 14 Tahun 2003‎
Muhammad Abed al-Jabiri , Agama, Negara dan Penerapan Syari’ah, ‎‎(Yogyakarta; Fajar Pustaka, 2000)‎
Nasr Hamid Abu Zaid, Tekstualitas Al-Qur’an: Kritik Terhadap Ulumul ‎Qur’an, penerj. Khoiron Nahdliyyin, (Yogyakarta: LKiS, 2001)‎
Samuel P. Huntington, The Clash of Civilizations; The Debate; (New York, ‎Foreign Affairs, 1996)‎
Zainul Milal Bizawie, â€Dialektika Tradisi Kultural: Pijakan Historis ‎dan Antropologis Pribumisasi Islam,†dalam Tashwirul Afkar ‎Edisi No. 14 Tahun 2003‎
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Ahmad Ali Riyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This journal permits and encourages authors to post items submitted to the journal on personal websites or institutional repositories both prior to and after publication, while providing bibliographic details that credit, if applicable, its publication in this journal.




