Makna Filosofis Tradisi Ambengan di Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha bagi Masyarakat Tulungagung
DOI:
https://doi.org/10.32492/sumbula.v6i2.4554Keywords:
Makna Filosofis, Budaya Jawa,Tradisi Ambengan, Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul AdhaAbstract
Dalam artikel ini bertujuan untuk menggali makna filosofis tradisi ambengan di hari Idul Fitri dan Idul Adha bagi masyarakat Tulungagung sebagi sumber sejarah budaya.
Jenis data dalam penelitian ini berbentuk kualitatif yang berbentuk narasi, deskripsi, dan uraian terkait masalah tradisi Ambengan. Sumber data bersifat primer dan sekunder. Instrumen dalam penelitian yaitu berupa pedoman wawancara dan observasi. Dalam penelitian ini, data dilakukan secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Jawa merupakan bentuk turun temurun dari leluhur kita. Sebuah tradisi yang harus dihadapi dan dilestarikan. Dalam masyarakat Tulungagung memiliki tradisi ambengan di saat hari raya Idul Fitri dan di hari raya Idul Adha. Tradisi yang ada dan turun temurun dan dilestarikan oleh masyarakat Tulungagung.
Downloads
References
Reusen, Van. Perkembangan Tradisi dan Kebudayaan Masyarakat. (Bandung: Tarsito, 1992)
Poerwadarminta, W.J.S., Kamus Umum Bahasa Indonesia. (Jakarta: Balai Pustaka,
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), (Jakarta: Depdikbud, 1988)
Bastomi, Suwaji. Kebudayaan Apresiasi Pendidikan Seni. (Semarang: FKIP, 1984)
Sxtompka, Piotr, Sosiologi Perubahan Sosial, (Jakarta: Pranada Media Grup, 2007)
Suryadi, Zakso dan Rustiyarso, “Analisis Interaksi Sosial Asosiatif Pimpinan dengan Karyawan dalam Memotivasi Kerja di Hotel Dangau Kabupaten Kubu Rayaâ€, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran UNTAN, Vol. 5, No. 11, (2016)
Sutopo, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Surakarta: Sebelas Maret University Press, 2002)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Hani Ananda Aprilisa, Bagus Wahyu Setyawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This journal permits and encourages authors to post items submitted to the journal on personal websites or institutional repositories both prior to and after publication, while providing bibliographic details that credit, if applicable, its publication in this journal.

