Hermeneutika Pembebasan Farid Esack terhadap Surat An-Nisā’ Ayat 75 dalam Konteks Ketimpangan di Papua

Authors

  • Abdurrahman Ahady Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang https://orcid.org/0009-0001-2660-6284
  • Faizin Faizin Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Alya Viona Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Tata Handika Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

DOI:

https://doi.org/10.32492/sumbula.v11i1.11118

Keywords:

Liberation Hermeneutics, Farid Esack, Papua Conflict

Abstract

Kekerasan dan konflik berkepanjangan di Papua mencerminkan persoalan struktural yang memerlukan pendekatan teologis yang lebih kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan hermeneutika pembebasan Farid Esack dalam membaca QS. An-Nisāʾ [4]:75 sebagai dasar pembelaan kaum tertindas, dalam konteks masyarakat Papua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menganalisis karya-karya utama Farid Esack serta referensi-referensi sekunder yang terkait dengan tafsir, hermeneutika, dan persoalan sosial Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hermeneutika Esack—yang memadukan prosedur regresif-progresif, gerakan ganda, dan enam kunci hermeneutika (taqwā, tauḥīd, an-nās, al-mustaḍ'afūn, al-'adl, qisṭ, dan jihād)—mampu menghadirkan pembacaan Al-Qur'an yang etis, praksis, dan imparsial. Kesimpulannya, pendekatan ini tidak hanya mengontekstualisasikan pesan moral Al-Qur'an, tetapi juga membuka jalan bagi agenda rekonsiliasi yang adil di Papua. Penelitian ini merekomendasikan perluasan penerapan hermeneutika Esack ke isu-isu sosial lain di Indonesia untuk memperkaya wacana interpretasi kontekstual dan praksis Islam yang membebaskan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qur’an dan Terjemahan

A’la, Abd. Jahiliyah Kontemporer Dan Hegemoni Nalar Kekerasan: Merajut Islam Indonesia Membangun Peradaban Dunia. Yogyakarta: LKIS Pelangi Aksara, 2014.

Abidin, Ahmad Zainal. “Epistemologi Tafsir Al-Quran Farid Esack.” Teologia 24, no. 1 (2013): 1–22.

Afriani, Siti Lilis. “TAFSIR PLURALISME AGAMA (Studi Kritis Atas Pemikiran Teologis Farid Esack).” Jurnal Studi Alqur’an-Hadis Dan Pemikiran Islam 6, no. 1 (2024).

Afwan, Fajar. “STUDI PEMIKIRAN PENDIDIKAN PROFETIK FARID ESACK (Studi Terhadap Buku Al-Qur’an, Liberalisme, Pluralisme, Membebaskan Yang Tertindas).” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr 9, no. 1 (2020): 14–26. https://doi.org/10.24090/jimrf.v9i1.4129.

Esack, Farid. Qur’an, Liberation, and Pluralism: An Islamic Perspective of Interreligious Solidarity against Oppression. English: One World, 1997.

———. The Qur’an A User’s Guide. India: Thomson Press Ltd., 2007.

Firdaus Ainul Yaqin. “Membangun Masyarakat Pluralis Perspektif Farid Esack Dalam Konteks Politik Praktis Di Indonesia.” Al-Fikru : Jurnal Pendidikan Dan Sains 2, no. 2 (2021): 190–205. https://doi.org/10.55210/al-fikru.v2i2.598.

Haecal, Mohammad Irfan Farraz. “Analisis Konsep Mustadhafin Dalam Surat Al-Nisa Ayat 75 : Sebuah Studi Kajian Hermeneutika Farid Esack.” SENARAI: Journal of Islamic Haritage and Civilization | 1 (2024).

Hasbi Nawi Ashidiki. “Konsep Mustadh’afin Dalam Kajian Tafsir Kontemporer (Studi Atas Tafsir Farid Esack).” Al-Kauniyah 2, no. 2 (2022): 13–34. https://doi.org/10.56874/alkauniyah.v2i2.707.

Iswahyudi. “Hermeneutika Praksis Liberatif Farid Esack.” Religio: Jurnal Studi Agama-Agama 2, no. 2 (2012).

Jabbar, Luqman Abdul. “Hermeneutical Keys Esack.” Jurnal Khatulistiwa 3, no. 2 (2013): 175–84.

Lutfi, Achmad. “Meraih Makna Al-Quran: Hermeneutika Farid Esack Sebagai Teori Tafsir Al-Qur’ān.” MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 4, no. 2 (2019): 264–75. https://doi.org/10.24090/maghza.v4i2.3247.

Misbachul Munir. “Hermeneutika Farid Esack.” Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam Dan Tasawuf 4, no. 2 (2020): 190–210. https://doi.org/10.53429/spiritualis.v4i2.52.

Mubarok, Muhammad Hasani, Sulaiman, and Abdullah Gufronul Mustaan. “Hermeneutika Liberatif Farid Esack : Signifikansi Pemikirannya Di Indonesia.” An-Nur : Jurnal Studi Islam 14, no. 02 (2022): 145–69. https://jurnalannur.ac.id/index.php/An-Nur/article/view/368%0Ahttps://jurnalannur.ac.id/index.php/An-Nur/article/download/368/211.

Mustamin, Kamaruddin, and Basri Basri. “Epistemologi Penafsiran Farid Esack Terhadap Ayat-Ayat Pembebasan.” Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam Dan Interdisipliner 5, no. 2 (2020): 171–91. https://doi.org/10.30603/jiaj.v5i2.1767.

Mutmainah, Maliki, and Wely Dozan. Hermeneutika Sebagai Tawaran Baru Metodologi Tafsir. Edited by Syamsu Syauqani. Cetakan Pe. Mataram: UIN Mataram Press, 2023.

Muttaqin, Ahmad. “From Contextual To Actual Approach: Toward A Paradigm Shift in Interpretating The Qur’an.” Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith 2, no. 2 (2022): 203–30.

Permana, Ridani Faulika, Sujiat Zubaidi, M. Adib Fuadi Nuriz, Usmanul Khakim, and Fahman Mumtazi. “Hermeneutika Pembebasan Farid Esack Dari Perspektif Revolusi Ilmiah Thomas Kuhn.” AL QUDS : Jurnal Studi Alquran Dan Hadis 6, no. 3 (2022): 1237–58. https://doi.org/10.29240/alquds.v6i3.4244.

Rahmawati, Erik Sabti. “Spirit of Liberation and Justice in Farid Esack’s Hermeneutics of Qur’an.” Ulumuna : Journal of Islamic Studies Publish by State Islamic Institute Mataram 20, no. 1 (2016): 119–46. https://doi.org/10.20414/ujis.v20i1.822.

Ramadhan, An Najmi Fikri. “Hermeneutics of Gender: A Comparative Study of Hermeneutical Models Amina Wadud and Farid Esack.” Bulletin of Islamic Research 2, no. 2 (2024): 199–216. https://doi.org/10.69526/bir.v2i2.10.

Rangkuti, Afifa. “Konsep Keadilan Dalam Perspektif Islam.” TAZKIYA: Jurnal Pendidikan Islam 6, no. 1 (2017).

Robert Hendrik, and Endah Ratna Sonya. “Analisis Konflik Dan Masalah Sosial Di Papua: : Upaya Penyelesaian Dengan Menelusuri Akar Konflik Dan Masalah.” Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, Dan Budaya 4, no. 1 (2024): 32–46. https://doi.org/10.33830/humaya.v4i1.5309.

Saputra, Teguh. “Farid Esack’s Hermeneutics of Justice on the The Concept of Iddah Period for Women Teguh.” Islamic Review: Jurnal Riset Dan Kjian Keislaman 2, no. 2 (2022): 185–96. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v11.i2.500.

Shihab, Quraish. Tafsir Al-Misbah (Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an). Cet. XI. Vol. 2. Jakarta: Lentera Hati, 2008.

Soleh, Achmad Khudori, and Erik Sabti Rahmawati. Kerjasama Umat Beragama Dalam Al-Qur’an (Perpsketif Hermeneutika Farid Esack). Malang: UIN-Maliki Press, 2011.

Syahrul, Syarifaturrahmatullah, Mahbub Humaidi Aziz, Moh. Buny Andaru Bahy, and Bima Fandi Asy’arie. “Interpretation of Farid Esack’s Hermeneutics as a Value of Social Movement Transformation.” Al-Quds: Jurnal Studi Alqur’an Dan Hadis 9, no. 2 (2025): 153–66.

Ummam, Naufa Izzul, and Abdul Haris. “Deciphering QS. Al-Maidah: 51 in Qur’an, Liberation & Pluralism: Analyzing the Interpretation of the Word Auliya’ through Farid Esack’s Perspective.” Journal of Islamic Civilization 5, no. 2 (2024): 138–56. https://doi.org/10.33086/jic.v5i2.5378.

Wahid, M Abduh. “Tafsir Liberatif Farid Esack.” Jurnal Tafsere 4, no. 2 (2016): 149–64.

Yeimo, Aris. “Perspektif Hak Asasi Manusia Dalam Merawat Moderasi Beragama Di Papua (Analisis Pemikiran Armada Riyanto).” Juris Humanity: Jurnal Riset Dan Kajian Hukum Hak Asasi Manusia 3, no. 1 (2024): 40–50.

Yunus, Mahmud. Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: PT. Mahmud Yunus Wa Dzurriyyah, 2010.

Zulian, Ibnu. “Peran Perserikatan Buruh Dunia Terhadap Kekerasan Apartheid Zionis Israel Di Palestina.” Jurnal PIR Vol 2, no. 2 (2018): 114–31.

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Ahady, A., Faizin, F., Viona, A., & Handika, T. (2026). Hermeneutika Pembebasan Farid Esack terhadap Surat An-Nisā’ Ayat 75 dalam Konteks Ketimpangan di Papua. Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial Dan Budaya, 11(1), 248–270. https://doi.org/10.32492/sumbula.v11i1.11118

Issue

Section

Articles